Pentingnya Tata Niaga dan Kelembagaan di Dunia Agroindustri


Belajar dari beberapa buku, khususnya bidang Agroindustri luas kaitannya dengan manusia dan manusia, bukan hanya owner dengan industri agronya saja, maksud gak dengan kata manusia dengan manusia.

“…Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya“. Al-Ma’idah:2

Mari saya jelaskan.. liat judul kembali, “Tata Niaga dan Kelembagaan”,  di situ merupakan suatu proses niaga / jual beli yang tertata/ tersusun rapi khususnya pada industri agro (perikanan, peternakan, perkebunan, pertanian), agar sesuai dengan yang kita inginkan yaitu sama2 memperoleh keuntungan dari suatu industri ini,  nah kalo kelembagaan merupakan wadah,, dimana ada kerjasama seseorang dengan orang lain yang teratur, terarah dengan konsep manajemen yang baik, baik itu kelompok kerjasama atau menamainya sebagai suatu organisasi, yang pasti kalau udah menyangkut kerjasama ada suatu kemudahan para pemilik industri bidang Agro dalam mengembangkan usahanya, dapat dimudahkan dalam hal modal, sarana dan prasarana dan bahkan proses pemasarannya. Jika hal ini berjalan dengan baik, maka akan tercipta Modernisasi Pertanian. Berikut resume tentang Pentingnya Tata Niaga dan Kelembagaan di Dunia Agroindustri yang saya buat, semoga bermanfaat.

srhandayani.files.wordpress.com/…/tata-niaga-dan-kelembagaan.pptx

 

 

 

Beasiswa ETOS 2014


-=Beastudi Etos=-
“Negarawan Muda Belajar Merawat Indonesia”
Beastudi Etos adalah program investasi SDM yang fokus pada pembinaan, pendampingan,dan pemberdayaan dg membentuk SDM berkarakter utk Indonesia unggul dan berdaya..
Fasilitas Beasiswa:
1. Biaya pendidikan selama 8 semester
2. Uang saku selama 8 semester (500rb/bulan)
3. Asrama mahasiswa selama 3tahun
4. Pembinaan selama 4tahun (program persiapan pasca kampus di tahun ke-4)
5. Support prestasi dalam dan luar negeri
6. Bantuan biaya penelitian skripsi
Tahapan Seleksi:
1. Pendaftaran Online dan penerimaan berkas: 10 Januari-28 Maret 2014
2. Seleksi administrasi : 31 Maret-25 April 2014
3. Seleksi tertulis dan wawancara: 27 April-4 Mei 2014
4. Home visit: 17 Mei-5 Juni 2014
5. Pengumuman akhir: 15 Juni 2014
6. Penandatanganan akad dan komitmen: 16-20 Juni 2014
Persyaratan
Persyaratan Umum:
1. Lulus SMA/sederajat
2. Diterima di PTN dan jurusan yg direkomendasikan Beastudi Etos (lihat di www.beastudiindonesia.net)
Persyaratan Khusus:
1. Melakukan pendaftaran online di www.beastudiindonesia.net
2. Berasal dr keluarga kurang mampu dg melampirkan surat keterangan tidak mampu dan slip gaji/surat keterangan penghasilan dr RT setempat
3. Melampirkan fotocopy:
-rapor semester 1-5 yg dilegalisir
-KK
-KTP/kartu pelajar
-STTB (bg yg sudah lulus SMA/sederajat)
4. Surat rekomendasi dr kepala sekolah
5. Pas foto terbaru 4×6
6. Foto rumah (tampak keseluruhan ruang tamu,dapur,kamar tidur,dll)
7. Membuat tulisan tentang “Perjalanan Hidup” minimal 2 halaman folio (ditulis tangan)
8. Berkas dikirim ke alamat Beastudi Etos terdekat
More info: www.beastudiindonesia.net

 

Sumber :Dwi Yuliani

Dalam Kehidupan ada ……..


pagi-pagi gini kepalaku pusing gak karuan, meja makan juga kosong. pada kemana orang rumah ,,

“”Aiihh,,” kenapa aku di tinggal sendiri, jalan-jalan aku ke depan, ga ada orang, tengok  ke belakang jg gak ada orang, berdiri rasanya pengen nangis dikecewakan orang serumah.

tiba-tiba  seseorang masuk rumahku, dr jauh aku gak kenal, mungkin karena mataku minus. makin dekat makin terlihat, sepertinya Pak RT depan rumah,, “Owh,,tak kira siapa..hehe 🙂 ” pertanyaan ku mulai bertambah, rasanya ingin bertanya pada Beliau, “kemana Bapakku? Emakku? Abangku? Mbakku? terus kok gini,,terus kok gitu,,”

“tapi,,tapi,,kenapa Pak RT nangis?” pikirku,,

aku makin bingung hati dan pikiranku kacau..

semakin penasaran,, aku mengikuti Beliau ke sana, ke sebuah taman yg pada saat itu entah mengapa ramai .. biasanya gak seramai itu,, “_”? (bingung)

ramai dg doa dan tangisan,,

ak terpana, sambil berjalan lemas untuk memberanikan diri maju melihat ke depan, keramaian..

terlihat keluargaku di sana ..

 

Maafkan aku.. (lemas), sungguh aku tak sadar, bahwa hari ini adalah hari pemakamanku, diantar keluargaku dan warga desa ke sebuah taman pemakaman.

Belajar fiksimini.. ^^ (#saat ini, tak kutahu judulnya_____


tak kusangka benda itu mengkoyak-koyak tubuhnya, aku hanya terdiam takut meringkih di balik kursi,,berusaha tidak terlihat dan berharap tak terlihat.

benar-benar keterlaluan, biadab makhluk itu, menghancurkan seisi rumah, dan aku ? tak bisa apa-apa, tak ada perlawanan sedikitpun, saat cucuran darah itu mengalir begitu saja, tepat mengenai jempol kakiku.

yang ku hanya pikirkan adalah, bagaimana mata adik-adikku ini tetap terpejam saat peristiwa itu berlangsung, tanpa harus mereka takut ataupun mengerti bagaimana dan seperti apa hal itu terjadi.

apakah dapat terlintas dan bibayangkan di kepala kalian, peristiwa sadis ini pernah ada pada memori anak gadis kecil berumur 5 tahun seperti ku..?

semoga setelah ini, tidak ada lagi babi-babi gila mengamuk di rumah-rumah warga Desa SumberWaras, Kecamatan Sukojiwo

“Arang”


Bakar dulu,
Bakar dulu kayu,
Hingga menjadi arang
Apa dia tahan terkena panas?
Api dua warna bahana iman yang sedang mendera
Jangan pernah jadikan ia sebagai besi, karena ia memang tak mampu
Arang legam,
Bongkahan kayu terbakar
Ooohhh,,,
Apakah ini yang hanya bisa kau tunjukkan kepada Tuan mu?

Wahai Pemahat Elok,
Jika seseorang menawarkan kepadamu sebongkah arang kayu hitam?
Yang mau tak mau, dengkul pun terlipat dan membengkok, bagai ranting patah yang terhembus deraan angin?
Pemahat Elok : “Tidak!, zaman yang kaya dengan indahnya kemaksiatan berbagai bentuk rupa!
Tidak!
Ku terbiasa memanfaatkan diesel fuel milik kaum Bule!
Tak butuh ia!”.
Pemahat elok manusia, tak pantas disamakan dengan arang yang kutempa
Satu, dua, tiga, coklat, merah, dan hitam
Ku tau persis yang terjadi pada arangku,
Jejak terpaan paksaan dari hanya mendengar hitungan di mulutku, sampai terasa kobaran panas
Hingga tersulutnya ia pada bawah tungku.
Wahai, Pemahat Elok…
Tuan ku juga mampu memilikinya dan memilikiku
Sadar atau tidak, juga dirimu
Lambungan naluri dan gendutnya perut nafsu
Mengalirkan darah yang pekat melebihi arang, mengalir dari arteri dan aorta hingga pembuluh syaraf
Memacu jantung, otak dan setiap gerakan adalah dosa!
Apa kau tak menyadari?
Tuan ku tak memerlukanmu sebagai penukar uang dengan arang pekat ku
Tak memaksamu menjadikannya sebagai suatu pengobar api pada dapur yang mewah
Tak memaksamu sebagai suatu pematang roti keju

Maaf,
Terpaan mu tak bisa disamakan dengan arangku
Arang Tuan ku,,
Arang tak pernah minta, dan tak pernah berpikir akan segelumit cara yang ada padanya suatu manfaat

Berdo’alah wahai Pemahat nan Elok,,
Hati dan syarafmu membantu mu mendorong jejak yang baik, bukan jalan yang patah, yang terdapat palung daratan menjulang dalam
Siapkan ia akan terpaan dari arah mata angin
Kobaran iman pada nyawa, penuntun kebutaan pada arah dan tujuan, pemanfaatan hidup sebagai khalifah-khalifah bumi
Baik bagi dirimu sendiri dan kehidupan

Tidak ingin menulis tinta pada kertas, hingga jari jemariku sendiri yang akan menggerakkannya…

sebuah kalimat yg mencoba berjalan untuk mu wahai para saudaraku..
ttd. Sri Handayani (Si Han)

4 tempat, 4 pengalaman


Assalammu’alaikum. wr. wb

pertama kata2 yang ku tulis, alhamdulillah yah,,,, senangnya,,,, ^_^

keliling solo, semarang, wonogiri dan terakhir jogja,,

dalam sebuah misi, yang awalnya aku ga tau, ternyata berakhir dg sebuah pengalaman yg seru dan menyenangkan.

berangkat dari malang hari sabtu jam 7.00, sampai di terminal tertonadi jm 20.00 dg celingak-celinguk sendirian di masjid..

ditanya seorang bapak, “mau kemana deg??”, q jawab, “hehe,, belum tau pak, nunggu jemputan, :)”

q bener2 kaya’ orang ilang,, hehehehe,,, 🙂

ga lama, penjemputan dilakukan,,

jam 22.00-02.00 pergi ke solo jalan ke alun2 berempat dengan aku duduk di bangku tengah, alun2 sepi euy,, sempet makan di warung soto angkringan,, mahal banget harga lauknya,, ckckckck,,, (geleng2) Batinku bilang, “apa bisa ditawar yah ni makanan,,???”

karena alun2 solo dah sepi,, sekitar jam 2’an kami langsung ke Wonogiri,, sekitar jam 4 subuh sampai rumah Ibu tersayang (Amin.. 🙂 )

di sambut dg ramah,, dn keponakannya yg lucu2 menggemaskan,

jam 4 q lembur dg tugas yg akan deadline hari itu jg, ku kirim via email,, huft,, akhirnya selesai jg,, alhamdulillah,, ^_^

walau 2 malam q gag tidur, bener2 gag kerasa, rasanya seneng terus,, 🙂

pagi di masakin ibu, ikan goreng , sayur oseng2 tempe n’ rica2 cabai ijo.. mmmm,,,,, enak banget ,, hehe,, jd pengen lg,,

jadi malu,, klo tau ibu pinter masak,, apa ntar q bisa jg ya,, Bismillah,, InsyaAlloh bisa, bisa,,

jam 9.00 Go lagi ke walimahan teman ku, di semarang, perjalanan 4 jam,, beuih,, panas bener yah kota semarang,,?? lebih panas dr jogja n’ solo,,

ba’da dhuhur sampai, langsung capcus ke tuan rumah, maem2,, n’ sholat dhuhur,

bakal balik ke solo lg ba’da ashar,,

dr solo ke jogja lg, naik bis dr terminal tertonadi , di dalam bis bener2 baru pertama kali ini ku lihat seorang yang mengaku sastrawan dg sombongnya ngamen dg sastranya..

pikir ku,, jika dia seorang sastrawan dan mencintai sastranya, dia tag akan mungkin menukarnya dg imbalan apapun..

dg sombongnya dr tutur bahasanya memancing ego,

hehe,, kaya’nya saya tidak terpancing ya pak?? maaf yah pak,, 🙂

karena saya mencintai dan menyayangi sastra, bukan untuk orang lain, melainkan utk rasa dari diri sendiri,

melewati perempatan lampu merah, ku liat seorang sinden penari dengan lelah dan berkeringat, sendirian sambil minum dg kehausan,, di tengah2 padatnya lalu lintas solo..

kadang terpikir, memang uang bukan segalanya,, tp dg uang kita dapat melakukan segalanya,, banting tulang untuk keluarga, terhitung ibadah, dg uang bisa bersedekah jg ibadah,, Alloh tidak melihat banyaknya uang yg didapat,, karena itu memang rahasia-Nya, di tangan-Nya lah ada rezeki yg di berikan kepada masing-masing hamba.

namun, yg Dia lihat adalah seberapa banyak perjuangan dan ikhtiar untuk mencapainya, ditambah dengan rasa syukur kita kepada Sang Khalik, maka Dia akan menambahkan nikmat di dalamnya.

berkah yang tidak semua manusia yg mudah mendapatkan harta bisa merasakannya..

sampai di rumah Mbah Kakung, di Jogja, sekitar jam 6 pagi, dapet 1 hari 2 malam, bersanjak ke rumah handai taulan utk bersilaturahmi.

cepika-cepiki pun dilakukan,, dan saat akan balig ke malang,, tag lupa cium tangan dan mencium kedua pipi Mbah dengan kasih sayang, dari cucunda termanja memohon doa darinya,, ^_^

 

Bergeraklah jari jemariku,,,


satu, dua, tiga hingga sepuluh jemari ku menari di atas tombol2..

cetag-ceteg-cetag-ceteg,,,,,,, bunyi nya, mengiringi langkah berfikirku untuk tetap menulis apa yang aku bayangkan dan mengalir dalam ingatan.

sebenarnya aku tidak tahu apa yang mau aku tulis, tapi naluri ini bergerak untuk tetap selalu memancing mata dan jari2ku tetap pada posisinya, badanku tetap di area tempat duduknya. Sinar layar yang selalu menghantam mata ini sejak 5 jam yang lalu.

hehe,, ^_^ dengan sabarnya Devrina (sahabatku) menunggu untuk mengajak makan.

tidak ada kalimat yang mungkin bisa kutuliskan dengan sempurna, seperti para pujangga yang menulis sya’ir dengan indahnya, seperti para wartawan yang menulis beritanya, seperti peneliti yang berkutat dengan jurnalnya bahkan tidak juga seperti para peri yang sedang menulis kata2 mesra untuk para pangeran2 di surga.

aku hanya ingin menulis apa yang ingin ku tulis ,,

sesuai dengan gerak langkah liriknya melodi2 syaraf antara sensorik, motorik dan batin yang iramanya saling berpadu dalam keheningan diam ku di depan layarnya.

nyata? 🙂 (tersenyum) tidak juga,, hanya batin yang bisa menilai itu nyata atau tidak, abstrak? tidak juga,, hanya kalbu yang bisa membaca.

tapi ada satu hal dalam hidup yang ternyata dapat mematahkan analogi2 seperti itu.

namun, tidak semua orang merasakannya, atau memiliki kemampuan seperti itu,, ada hal2 di dunia ini yang ternyata kadang kita bisa melihat, mendengar dan merasakan sebagian isi dari hidup, namun orang lain tidak,

Dan, ada sebagian orang lain yang dapat melihatnya, mendengarnya dan merasakannya, namun kita ?? tag mampu..

 

Tuhan memberikan kita ujian dengan beragam macam dan cara, ada kesamaan dan ada pula perbedaan manusia satu dengan yang lainnya, sesuai apa yang ditetapkan dan apa yang diputuskan olehNya. Karena itu semua di luar kuasa kita,

 

Namun pada saat di dalam kuasa kita, di sinilah adanya pilihan ,, dimana kita akan berjalan dalam kebaikan atau dalam keburukan,, apakah Dia akan memberikan reward atau punishment bagi hambaNya.

bukan manusia sebagai seorang hamba yang selalu berpikir bahwa hidup ini di jalani saja, dan ikuti kemana air akan mengalir,,

Air memang akan menukik pada arah samudra,, namun pilihan jalan hidup kita adalah dimana kita berupaya apakah kita akan membuat aliran itu, menjadi dangkal lagi beriyak ataukah  tenang namun dalam.. apakah alirannya nanti menuju sungai di hutan, di sawah atau kah melalui gorong-gorong yang penuh dengan limbah hitam dan pekat?

 

kita tag boleh menyerah kawan,, saat kau ingin meraihnya maka raihlah dengan jalan kebenaran, maka kau akan mendapat suatu kenikmatan yang sungguh sangat luar biasa,,, jangan menyerah akan sesuatu yang sulit, karena sebenarnya dia akan berubah menjadi taman yang sangat indah,, walaupun Tuhan sebenarnya tahu kemana kita akan berujung, gerakan tintaNya juga yang membawa kita pada lembaran hidup  (Lauful Mahfudz),,

namun apakah itu bertanda kita berdiam, menunggu hal itu datang??

padahal di sini ujian yang Tuhan berikan, nilai dan hadiah apa yang akan dinanti pada jiwa yang rindu akan sinar dan terangnya jagat raya serta alam semesta, jiwa yang rindu akan terangnya rumah terakhir pada desakan tanah merah,, jiwa yang rindu pada taman2 syurga,,

 

gerakkan jarimu, apa yang ingin kau tulis,, gerakkan hatimu, apa yang ingin kau rasakan,, gerakan akalmu, apa yang akan ingin kau pikirkan,, dan gerakkan tubuhmu, apa yang ingin kau perbuat..

Dengan suatu syair niat yang merdu, suatu melodi yang syahdu, yang selalu dicemburui para bidadari syurga.